Mari ramaikan twibbon PKBM Al Zaytun di event merayakan hari raya Idul Fitri 1444 H

Assalamu Alaikum merdeka

kepada para warga belajar PKBM Al Zaytun dan semua sahabat

mari ramaikan Twibbon PKBM Al Zaytun dalam rangka merayakan hari raya Idul Fitri 1444 H

==========================

Cara mengisi foto di Twibbon:

1. Klik link twibbon

2. Klik pilih foto (siapkan foto diri yang akan digunakan)

3. Atur foto agar sesuai dengan lingkaran frame foto, foto dapat digeser, diperbesar/ diperkecil dg menggunakan geseran 2 jari

4. Klik selanjutnya

5. Klik unduh

6. Cari hasil unduhan di gallery foto ponsel anda

7. Upload ke medsos anda, dan sertakan (copypaste) link twibbon agar dapat digunakan juga oleh yang lain.

8. Terimakasih untuk partisipasinya

Ini link nya :

https://twb.nz/pkbmalzaytun-idulfitri1444h

Baca Juga :  Membumikan Literasi dan Pemberdayaan Pendidikan Nonformal: Strategi Nasional Menyambut Hari Aksara Internasional 2025

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Releated

1.Tutor PKBM Al-Zaytun Dan Hangatnya Silaturahmi Ramadhan Bersama JKI

Tutor PKBM Al-Zaytun Dan Hangatnya Silaturahmi Ramadhan Bersama JKI

Oleh : Sri Wahyuni, S.Pd. (Tutor PKBM Al-Zaytun) pkbmal-zaytun.sch.id Indramayu – Senja Ramadhan selalu membawa cerita. Pada Selasa, 10 Maret 2026, hari ke-20 Ramadhan, suasana haru dan kebersamaan terasa begitu kuat di kediaman Bapak Kurnoto, SE, di Blok Cipedang Bunder, Desa Mekarjati, Kecamatan Haurgeulis. Ratusan warga Jama’ah Ka’batullah Indonesia (JKI) berduyun-duyun datang. Sekitar 350 undangan […]

Membuka Gerbang Ilmu Dan Impian: Kisah-Kisah Inspiratif Dari PKBM Al Zaytun

Hari Pendidikan Internasional, Belajar dari Al-Zaytun tentang Kesadaran dan Kemanusiaan

https://pkbmal-zaytun.sch.id/ – Di tengah manusia yang kian berpikir pendek, ketika alam dieksploitasi tanpa rasa bersalah dan pertikaian sosial dianggap sebagai hal biasa, pendidikan justru sering kehilangan makna dasarnya. Ia direduksi menjadi angka, ijazah, dan tiket menuju pasar kerja. Paradoksnya, di saat teknologi melesat jauh ke depan, kesadaran manusia justru tertinggal. Maka pertanyaan mendasarnya menjadi tajam […]