PAS [ Penilaian Akhir Semester] Semester Ganjil tahun ajaran 2025/2026 PKBM Al Zaytun

PAS [ Penilaian Akhir Semester] Semester Ganjil tahun ajaran 2025/2026 PKBM Al Zaytun

Salamun ‘alaikum
Merdeka

Alhamdullilah telahpun terlaksana dengan sukses PAS [ Penilaian Akhir Semester] Semester Ganjil tahun ajaran 2025/2026 PKBM Al Zaytun

Pada PAS kali ini semua warga belajar dapat mengikuti dan menjawab soal yang sudah di siapkan dengan baik. Semua ini tidak lepas dari bimbingan semua Tutor yang sudah mendampingi warga belajar sampai di titik ini.

Begitupun kepada Panitia beserta tim yang telah berhungkus rumus membantu menyiapkan dan mempersiapkan PAS ini dengan baik.

Mendidik dan membangun semata-mata hanya untuk beribadah kepada Allah menuju masyarakat sehat, cerdas, dan manusiawi

Walhamdullilah

berikut video PAS [ Penilaian Akhir Semester] Semester Ganjil tahun ajaran 2025/2026 PKBM Al Zaytun

#alzaytun
#pkbmalzaytun
#alzaytunindramayu
#alzaytunpkbm
#kejarpaket
#kejarpaketc
#tkakejarpaketC

Baca Juga :  Ini Pemenangnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Releated

1.Tutor PKBM Al-Zaytun Dan Hangatnya Silaturahmi Ramadhan Bersama JKI

Tutor PKBM Al-Zaytun Dan Hangatnya Silaturahmi Ramadhan Bersama JKI

Oleh : Sri Wahyuni, S.Pd. (Tutor PKBM Al-Zaytun) pkbmal-zaytun.sch.id Indramayu – Senja Ramadhan selalu membawa cerita. Pada Selasa, 10 Maret 2026, hari ke-20 Ramadhan, suasana haru dan kebersamaan terasa begitu kuat di kediaman Bapak Kurnoto, SE, di Blok Cipedang Bunder, Desa Mekarjati, Kecamatan Haurgeulis. Ratusan warga Jama’ah Ka’batullah Indonesia (JKI) berduyun-duyun datang. Sekitar 350 undangan […]

Membuka Gerbang Ilmu Dan Impian: Kisah-Kisah Inspiratif Dari PKBM Al Zaytun

Hari Pendidikan Internasional, Belajar dari Al-Zaytun tentang Kesadaran dan Kemanusiaan

https://pkbmal-zaytun.sch.id/ – Di tengah manusia yang kian berpikir pendek, ketika alam dieksploitasi tanpa rasa bersalah dan pertikaian sosial dianggap sebagai hal biasa, pendidikan justru sering kehilangan makna dasarnya. Ia direduksi menjadi angka, ijazah, dan tiket menuju pasar kerja. Paradoksnya, di saat teknologi melesat jauh ke depan, kesadaran manusia justru tertinggal. Maka pertanyaan mendasarnya menjadi tajam […]