Pendidikan untuk Semua Usia: Kunjungan Kepala Dinas di PKBM Al-Zaytun Tegaskan Kesetaraan dan Dampak Nyata bagi IPM Indramayu

Indramayu, Jawa Barat — Pendidikan bukan hak anak-anak semata. Di Ma’had Al-Zaytun, semangat belajar melampaui batas usia, terbukti dalam pelaksanaan Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) Paket A dan B yang berlangsung pada Sabtu (17/5/2025). Bertempat di gedung bazaar lantai 2 kompleks Al-Zaytun, kegiatan ini bukan sekadar ujian, tapi juga menjadi ajang penegasan bahwa pendidikan kesetaraan adalah pilar penting dalam pembangunan bangsa.

Acara dibuka dengan penuh khidmat melalui upacara resmi dan lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya tiga stanza. Kepala PKBM Al-Zaytun, Dr. Ali Aminulloh, S.Ag., M.Pd.I., M.E., dalam sambutannya menggarisbawahi bahwa UPK bukan sekadar penentu nilai akhir, tetapi menjadi alat ukur penguasaan ilmu yang sesungguhnya. “Nilai dan kelulusan hanyalah bonus,” tegasnya, mengajak warga belajar untuk memaknai proses pembelajaran sebagai perjalanan intelektual dan spiritual.

Yang membuat momen ini semakin istimewa adalah kunjungan langsung Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, Dr. H. Caridin, S.Pd., M.Si. bersama jajaran pejabat dinas. Didampingi oleh Kabid PNF Hj. Emilia Kusnandar, Ketua Forum PKBM Indramayu, dan perwakilan dari berbagai PKBM wilayah, kunjungan ini memperlihatkan pengakuan penuh terhadap peran penting PKBM dalam memperluas akses pendidikan yang setara.

PKBM Al-Zaytun, Wajah Pendidikan Inklusif yang Nyata
Sebanyak 70 warga belajar Paket A dan 26 warga belajar Paket B mengikuti UPK secara tatap muka. Tak kalah menarik, 130 peserta lainnya dari Paket B mengikuti ujian secara daring, mencerminkan kemampuan PKBM Al-Zaytun dalam mengadopsi teknologi pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan menyampaikan apresiasi mendalam atas semangat para warga belajar, termasuk mereka yang telah berusia lanjut. “Pendidikan kesetaraan bukan pendidikan kelas dua. Ijazah dari PKBM sama nilainya dengan sekolah formal, bisa untuk kuliah hingga ke perguruan tinggi ternama,” tegasnya dalam wawancara eksklusif bersama Log News.

Baca Juga :  Webinar Pendidikan Kesetaraan Se - Jawa Tahun 2021

Dalam kunjungannya, Dr. Caridin meninjau langsung beberapa ruang ujian dan kelas belajar, menyapa para warga belajar dengan pesan-pesan penuh motivasi. Ia juga mengajak mereka untuk meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan mengajak masyarakat sekitar turut serta dalam pendidikan sepanjang hayat.

Kontribusi Langsung Terhadap Indeks Pembangunan Manusia
Lebih dari sekadar lembaga pendidikan alternatif, PKBM memainkan peran strategis dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Menurut Kepala Dinas, salah satu indikator penting IPM adalah rata-rata lama sekolah, dan PKBM terbukti menjangkau kelompok usia dewasa yang tak lagi berada dalam sistem sekolah formal.

“Di PKBM Al-Zaytun, banyak peserta berusia 40 hingga 60 tahun yang kini bisa mendapatkan ijazah dan memperbaiki status pendidikan mereka di data kependudukan. Ini berdampak langsung pada peningkatan IPM secara agregat,” ujarnya.

Ia pun menyampaikan harapan agar para warga belajar yang telah menyelesaikan UPK segera memperbarui data Kartu Keluarga (KK), karena data tersebut terintegrasi dalam perhitungan IPM nasional.

Apresiasi dan Pengakuan Setinggi-tingginya
Dalam testimoni yang disampaikan melalui Log News TV dan ditujukan langsung kepada Menteri Pendidikan, Kepala Dinas menyampaikan pengakuan terhadap kualitas penyelenggaraan pendidikan kesetaraan di Al-Zaytun, termasuk dedikasi para tutor, banyak di antaranya merupakan alumni PKBM itu sendiri. “Ini adalah bukti nyata keberlanjutan dan keberhasilan sistem,” katanya.

Kunjungan ini bukan sekadar seremoni. Ia adalah simbol dukungan nyata pemerintah daerah terhadap pendidikan inklusif, kesetaraan hak, dan pembelajaran sepanjang hayat. Di Al-Zaytun, setiap usia punya ruang untuk tumbuh dan belajar. Sebab, seperti yang diungkapkan Dr. Caridin, “Menuntut ilmu itu ibadah, dari buaian hingga liang lahat.”

#PendidikanSepanjangHayat #PKBMAlZaytun #UPK2025 #IndramayuCerdas #KesetaraanPendidikan

Baca Juga :  PAS [Penilaian Ahir Semester] PKBM Al Zaytun Semester gasal tahun ajaran 2022/2023

(Ali Aminulloh / Redaksi)

sumber : https://analisnews.co.id/arsip/377276/pendidikan-untuk-semua-usia-kunjungan-kepala-dinas-di-pkbm-al-zaytun-tegaskan-kesetaraan-dan-dampak-nyata-bagi-ipm-indramayu/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Releated

PKBM Al-Zaytun Tingkatkan Kompetensi Tutor untuk Mewujudkan Pendidikan Berkualitas

PKBM Al-Zaytun Tingkatkan Kompetensi Tutor untuk Mewujudkan Pendidikan Berkualitas

pkbmal-zaytun.sch.id – Peningkatan mutu pendidikan merupakan proses yang tidak dapat dipisahkan dari peningkatan kualitas pendidiknya. Menyadari pentingnya peran tutor sebagai ujung tombak proses pembelajaran, PKBM Al Zaytun menyelenggarakan kegiatan Up Grading Tutor dengan tema “Peningkatan Kompetensi Tutor dalam Membangun Pendidikan yang Berkualitas.” Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 30 Juni 2026, bertempat di Basemen Ali Mahad […]

Hari Kelautan Nasional 2026: Membangun Kesadaran Maritim melalui Trilogi Kesadaran Menuju Indonesia Raya

Hari Kelautan Nasional 2026: Membangun Kesadaran Maritim melalui Trilogi Kesadaran Menuju Indonesia Raya

Oleh: Ali Aminulloh pkbmal-zaytun.sch.id – Indonesia lahir dari laut. Sebelum jalan raya menghubungkan kota-kota, lautan telah lebih dahulu menjadi jalur peradaban, perdagangan, dakwah, ilmu pengetahuan, hingga persatuan Nusantara. Karena itu, setiap 2 Juli, saat bangsa ini memperingati Hari Kelautan Nasional, sesungguhnya yang sedang diperingati bukan hanya hamparan samudra yang luas, melainkan juga identitas Indonesia sebagai […]